Struktur Kurikulum 2013 SMP/MTs

Catatan Kecil Guru Madrasah

Baca informasi terbaru tentang stuktur kurikulum madrasah

Inilah Strukutur Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs sebagaimana dijelaskan oleh Kemdikbud.

mapel smp/mts2013Sebagai guru di madrasah saya sempat bertanya-tanya, “Mengapa struktur kurikulum seperti di atas disebutkan sebagai struktur kurikulum SMP/MTs? Padahal  di MTs, Mapel agama meliputi Aqidah Akhlak, Quran Hadis, Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab”. Apakah MTs akan mengikuti struktur yang sama persis dengan SMP? Saya kira tidak mungkin. Pasti harus ada pedoman khusus untuk madrasah. Tapi mengapa sampai saat ini belum ada penjelasan, padahal tahun ajaran baru tinggal menghitung hari.

Jika mapel agama dan bahasa arab pada madrasah dihitung 2 jam, maka jumlah jam perminggu untuk kelas VII menjadi 45 jam pelajaran (35 jam SMP – mapel agama + 5 mapel x 2 jam pelajaran). 45 jam pelajaran ini belum termasuk jam Upacara tiap hari Senin dan kegiatan Jumat Sehat/Jumat Bersih.

Persoalan kedua adalah madrasah mestinya harus menyamakan jumlah jam perminggu…

Lihat pos aslinya 82 kata lagi

ARTI PENTING PENGEMBANGAN DIRI DI MADRASAH

Catatan Kecil Guru Madrasah

adsdPendahuluan

Di dalam KTSP, struktur kurikulum yang dikembangkan mencakup tiga komponen, yaitu (1) mata pelajaran; (2) muatan lokal; dan (3) pengembangan diri. Komponen pengembangan diri merupakan hal yang relatif baru dan berlaku untuk dikembangkan pada semua jenjang pendidikan. Dalam kurikulum-kurikulum sebelumnya tidak ditemui istilah ini, yang ada adalah istilah bimbingan dan konseling. Sebagai sesuatu yang relatif baru, kehadirannya menarik untuk dipertanyakan. Apa hakikat pengembangan diri itu? Bagaimana implementasinya? Tulisan ini memaparkan arti peting pengembangan diri khususnya di madrasah.

Hakikat Pengembangan Diri

Dalam literatur pendidikan, khususnya psikologi pendidikan, istilah pengembangan diri dapat disamakan dengan istilah pengembangan kepribadian atau pengembangan jati diri. Meskipun sebetulnya istilah diri (self) tidak sepenuhnya identik dengan kepribadian (personality). Istilah diri dalam bahasa psikologi disebut pula sebagai aku, ego atau self yang merupakan salah satu aspek sekaligus inti dari kepribadian, yang di dalamnya meliputi segala kepercayaan, sikap, perasaan, dan cita-cita, baik yang disadari atau pun yang…

Lihat pos aslinya 3.413 kata lagi

Kamu pilih yang mana?

ujian

Blog Guru Fisika

Tiga pekan lagi, pertemuan dengan siswa kelas XII akan mencapai puncaknya. Ritual yang itu-itu saja akan mereka lalui dan akhirnya bulan Mei 2014 kelak akan diumumkan bahwa para siswa ini mungkin semuanya lulus dan pasti menempuh jalan kehidupan yang baru.
Menjadi mahasiswa adalah impian nyata walau bagi sebagian kecil siswa ini hal itu merupakan hal berat dikarenakan biaya. Namun, jangan kuatir. Untuk anda yang berlangganan koran JawaPos atau berkait dengan jejaring JP-Net, sekarang ada beasiswa dari salah satu capres yang bekerja sama dengan Universitas Surya untuk memberikan beasiswa.
Tentu saja jalan tersebut harus dilalui dengan berbagai tes, salah satunya nilai rata-rata rapot dari semester 1 hingga semester 5 SMA/SMK/MA minimalnya rata-rata 8,0 (delapan).

Nah, sekarang tinggal pilih jalan mana yang akan anda tempuh?

Lihat pos aslinya

Konsep Aurat dan Larangan Berwudhu Telanjang Bulat

PP. Darul Hikmah

wudhu Bagi sebagian orang, wudhu merupakan salah satu laku ibadah yang telah merasuk menjadi rutinitas. Setiap kali bersentuhan dengan air, seketika itu pula ia berwudhu. Ini adalah suatu kebaikan, karena berusaha mengkondisikan diri dalam keadaan suci.

Namun demikian perlu diperhatikan bahwasannya berwudhu haruslah dalam keadaan aurat tertutup. Minimal aurat depan (qubul) dan belakang (dubur). Walaupun sebenarnya menutup aurat bukanlah termasuk syarat sah wudhu. Akan tetapi, ini berhubungan dengan tata cara dan hukum menutup aurat ketika sendirian (khalwat) yang batasannya berbeda dengan aurat ketika shalat dan ketika bersosialisasi di depan umum.

Lihat pos aslinya 367 kata lagi

Indonesia Spektakular 2014

GambarGambarGambarGambar

Dua hari ini menjadi hari yang amat membahagiakan kami; saya dan istri. Pada dua hari ini, Sabtu dan Minggu (17-18/1/2014) kami berdua mendapat kesempatan mengikuti INDOSPEC; Indonesia Spektakular Herbalife 2014. Acara ini digelar sebagai ajang silaturahmi akbar member Herbalife Se-Nusantara bahkan dari leader-leader sukses mancanegara. Acara ini juga menjadi bagian penting dari pelatihan-pelatihan yang harus diikuti oleh seluruh member untuk meningkatkan kecakapan member Herbalife. Dan baru kali pertama ini, kami mengikutinya setelah acara STS; Sukses Training Senter di Cevest kota Bekasi. Maklum, kami baru beberapa bulan bergabung!

GambarGambar

Hari pertama berada di Indospec 2014 Herbalife di Sentul International Convention Center amat menyenangkan hati. Semuanya OK. Tempatnya, sambutan panitia dan acaranya. Woow..benar-benar spektakuler!! Acaranya memberikan inspirasi hebat untuk memantapkan langkah kami dalam kegiatan-kegiatan berikutnya. Kegiatan yang kami lakukan sehari-hari, terkadang melelahkan. karenanya kami butuh penyegaran dan penguatan agar langkah kami tak gontai, jatuh dan ambruk!

Dalam ajang Indospec 2014 ini, leader-leader yang sukses di rating top Herbalife memberikan ilmu suksesnya kepada seluruh member Herbalife yang hadir. Ilmu dan pengalaman yang amat membantu kami dalam keseharian bersama Herbalife. Para leader yang tampil di Panggung Spektakuler mampu membangkitkan motivasi kami. Kami ingin seperti mereka. Meneladaninya untuk menggapai sukses. GambarMereka berhasil karena mereka mampu mengalahkan segala bentuk kemalasan dan rintangan yang datang menghadang. Komitmen dan kemauan kuat mereka yang membawa mereka ke tangga sukses saat ini.

Harapan kami, sepulangnya dari Indospec ini, kami menjadi lebih bersemangat berbagi info sehat bersama Herbalife. Kami ingin membantu orang lain untuk tetap sehat dan menerapkan pola makan yang baik.

Kisah Imam Ghozali dan Lalat yang haus

imam ghazali, lalat, tinta

Abdul Aziz Efendy's Blog

Muslimedia News – Media Islam

Muslimedianews.com ~ Jika disebutkan nama Imam al-Ghazali maka gambaran yang muncul adalah sosok ulama abad pertengahan dengan reputasi kealiman yang tak diragukan. Ia termasuk cendekiawan muslim yang komplet.Wawasannya tak berhenti pada soal teks-teks agama yag kaya. Tokoh bernama lengkap Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi’i ini menguasai disiplin filsafat dan menaruh prioritas pada olah rohani sebagai seorang sufi yang taat.Para kritikus al-Ghazali bisa saja berseberangan dengan beberapa pikirannya. Namun, mereka tak dapat membantah kepribadian hujjatul islam ini yang zuhud, wara’, serta amat tekun menjalankan ibadah.Kesungguhannya dalam beribadah tampak pula pada beberapa karyanya yang sarat anjuran melaksanakan amalan-amalan tertentu sebagai sarana penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pengabdian tulus seorang hamba. Kitab tasawuf dasar, Bidayatul Hidayah, yang dikarangnya pun mengungkapkan kenyataan ini.Hanya saja, terselip kisah unik di balik totalitas Imam al-Ghazali dalam beragama pasca-kewafatannya. Syekh Nawawi al-Bantani dalam Nashaihul ‘Ibad menulis cerita seseorang yang…

Lihat pos aslinya 235 kata lagi